• Minggu, 4 Desember 2022

Penggunaan Gas Air Mata Jadi Sorotan, Mahfud MD Bela Polisi

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 17:19 WIB
Mahfud MD (Instagram Mohmahfudmd)
Mahfud MD (Instagram Mohmahfudmd)

 

Setiafakta.com - Korban tragedi Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, mencapai 174 orang. Hal ini sesuai Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jatim pada jam 10.30 WIB.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mengungkap 11 orang luka berat. Sementara 298 orang lainnya luka ringan.

Data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPAA) menyebutkan ada 17 korban diantaranya adalah anak-anak. 

Selain itu, dalam data KemenPAA, sebanyak 7 anak luka-luka. antara 12 tahun hingga 17 tahun. Data ini juga masih akan bertambah. 

Baca Juga: Mengapa Gas Air Mata Disemprotkan ke Suporter?

Tragedi Kanjuruhan merupakan imbas dari kerusuhan dalam lanjutan Liga 1 antara Arema FC dengan Persebaya Surabaya. Laga itu berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). 

Arema kalah 2-3 dari Persebaya yang akhirnya menyulut kemarahan suporter tuan rumah. Mereka memasuki lapangan termasuk melukai petugas. 

Penyebab Kematian

Halaman:

Editor: R. Wiranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bermain Cerdik, Belanda Lolos ke Perempat Final

Minggu, 4 Desember 2022 | 00:13 WIB

Argentina Akhirnya Lolos, Australia Buat Kejutan

Kamis, 1 Desember 2022 | 06:54 WIB

Messi Tersenyum Lagi, Argentina Berpeluang Lolos

Minggu, 27 November 2022 | 08:38 WIB

Kemenangan Portugal Ditandai Rekor Menakjubkan Ronaldo

Jumat, 25 November 2022 | 07:17 WIB

Kejutan Luar Biasa, Arab Saudi Menghempaskan Argentina

Selasa, 22 November 2022 | 19:55 WIB
X