• Senin, 4 Juli 2022

Apa Perbedaan Copywriter dengan Penulis Konten?

- Jumat, 25 Februari 2022 | 15:58 WIB
Ilustrasi penulis copywriting (pixabay)
Ilustrasi penulis copywriting (pixabay)



Setiafakta.com -Saat ini sering sekali ditemui lowonngan mencari penulis copywriting. Seringkali para pelamar yang belum berpengalaman bingung sendiri dengan istilah copywriting. Saat ditanya apakah sudah terbiasa menulis copy writing, mereka bilang sudah sering menulis untuk mengisi website, dan blog. Kadang mereka menceritakan pengalaman menulis berita, advetorial, bahkan cerpen, novel, dan seterusnya.

Kemampuan menulis mereka mungkin bagus, tapi apakah pernah menulis copywrting? Banyak yang tidak paham, apa bedanya menulis copywriting dengan menulis konten.

Yang perlu dipahami adalah menulis copywriting dengan menulis konten memiliki tujuan yang berbeda. Menulis copywriting bertujuan untuk menjual produk atau jasa melalui tulisan. Jadi tujuan utama adalah tulisan tersebut mendorong orang untuk akhirnya membeli produk atau jasa yang kita tawarkan.

Para pembaca tidak hanya paham dan kagum dengan produk atau jasa yang kita tulis. Itu tidak cukup. Copywriting menggiring orang untuk akhirnya membeli, bukan hanya kagum.

Ini berbeda dengan saat kita menulis konten. Menulis konten bertujuan untuk menciptakan keterikatan (engagement) antara pembaca dengan perusahaan, produk atau jasa yang kita tulis. Penulis konten untuk media berita, misalnya, mengharapkan agar pembaca tertarik dengan tulisan kita lalu mau kembali datang ke website.

Keterikatan pembaca dengan website tercipta jika pembaca mendapatkan manfaat saat membaca kontennya. Bahkan jika mereka puas, konten tersebut disebarkan ke orang lain.

Dengan demikian, ketika menulis konten kita tidak ditargetkan berapa produk dan jasa yang terjual. Jika jumlah pembaca semakin banyak, atau pembaca bersedia untuk berlangganan website kita, penulis konten sudah dianggap telah mencapai tujuannya. Meski demikian, penulis konten dan penulis copywriting sangat penting dalam pemasaran.

Copywriting merupakan keterampilan yang sangat penting di zaman pemasaran online saat ini. Penulis copywrting harus bisa meyakinkan agar orang mau membeli dengan hanya membaca tulisan yang kita buat.Tentu saja banyak teknik yang perlu dikuasai agar bisa menulis copywriting dengan baik.

Gaya penulisannya tentu berbeda. Tujuan copywriting adalah untuk menjual produk atau mengonversi pelanggan, sehingga cenderung diakhiri dengan ajakan bertindak yang jelas, misalnya dengan menyediakan tombol “beli sekarang”. Sementara itu, penulisan konten lebih halus, karena tujuannya hanya untuk melibatkan audiens dan mendorong loyalitas. (Penulis: RW).

Halaman:

Editor: R. Wiranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Adi Hidayat Jelaskan Keistimewaan Nuzulul Qur'an

Rabu, 20 April 2022 | 05:30 WIB

Barokahnya Jadi Pengusaha, Menurut Gus Baha

Selasa, 29 Maret 2022 | 22:07 WIB
X