• Minggu, 2 Oktober 2022

Mengingatkan Kembali Peran 4 Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Penjelasan Lengkap Kabareskrim Meyakinkan

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 06:38 WIB
Komjen Agus Andrianto, Kabareskrim yang usut kasus penembakan Brigadir J. (Instagram/@agusandrianto.id)
Komjen Agus Andrianto, Kabareskrim yang usut kasus penembakan Brigadir J. (Instagram/@agusandrianto.id)

 

 

Setiafakta.com - Begitu hingar bingar kasus penembakan Brigadir J, namun sebagian masyarakat masih ada yang bertanya-tanya peran empat tersangka yang telah ditetapkan polisi.

Dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada 8 Juli 2022 tersebut, polisi sudah menetapkan empat tersangka.

  • Bharada Richard Eliezer atau Bharada E 
  • Brigadir Ricky Rizal atau Brigadir RR, ajudan dari istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
  • Kuat Maruf (warga sipil) atau KM, selaku sopir dari istri Ferdy Sambo.
  • Irjen Ferdy Sambo atau FS, selaku atasan Brigadir J.

Untuk lebih lengkapnya, simak kembali penjelasan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto dalam konferensi pers di Mabes Polri, jakarta, Selasa (9/8/2022). 

"Pada awal pembentukan Timsus, tugasnya adalah melakukan asistensi terhadap penanganan laporan kejadian yang diterima oleh Polres Jakarta Selatan.

"Kemudian mulai bekerja tanggal 12 Juli karena melakukan olah TKP selama 4 hari berturut-turut untuk mempelajari situasi dan kondisi TKP secara umum sampai hal-hal yang bersifat khusus yang melibatkan Laboratorium Forensik Polri, yang melibatkan Inafis Bareskrim Polri dalam rangka untuk memperoleh gambaran yang seterang-terangnya tentang situasi kejadian pada saat 8 Juli di mana dilaporkan ada kejadian tembak-menembak yang terjadi antara Brigadir Yoshua dan Bharada E yang mengakibatkan Brigadir Yoshua meninggal dunia

"Kemudian kami melakukan analisa, tim bekerja sama melaksanakan analisa terhadap hasil pemeriksaan atau autopsi yang dilaksanakan kedokteran forensik Polri. 

"Kita cek hasil autopsinya seperti apa, perkenaan tembakannya seperti apa, ada atau tidak penganiayaan yang dilakukan, ada tidak luka lain selain luka tembak sehingga kita bisa memperoleh gambaran dari TKP.

"Hasil autopsi yang sudah dilakukan kemudian pada saat kita melaksanakan olah TKP kita juga berusaha untuk mencari sidik jari dan DNA di seluruh lokasi yang kemungkinan menjadi aktivitas orang-orang yang ditemukan pada saat pertama kali ada kejadian

Halaman:

Editor: R. Wiranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Upaya Jegal Menjegal Calon Presiden, Nyata atau Ilusi

Jumat, 23 September 2022 | 07:50 WIB
X