• Sabtu, 20 Agustus 2022

Penjelasan Menag Mengapa Idul Fitri Jatuh pada 2 Mei 2022, Sama dengan Muhammadiyah

- Minggu, 1 Mei 2022 | 20:12 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, menetapkan 1 Syawal 1443 H/2022 M jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022. Rapat berlangsung di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, Minggu (1/5/2022).  (Humas Kemenag)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, menetapkan 1 Syawal 1443 H/2022 M jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022. Rapat berlangsung di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, Minggu (1/5/2022). (Humas Kemenag)

 

Setiafakta.com - Sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, menetapkan 1 Syawal 1443 H/2022 M jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022. Rapat berlangsung di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, Minggu (1/5/2022). 

“Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai Sidang Isbat 1 Syawal 1443 H.  

Menag menjelaskan alasan 1 Syawal jatuh pada 2 Mei 2022.

Baca Juga: Secara Hisab, Lebaran Jatuh 2 Mei 2022, Ini Pernyataan Pakar dan Dirjen Kemenag

Pertama, sidang telah mendengar paparan Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag yang menyampaikan bahwa ketinggian hilal di seluruh Indonesia berada pada posisi 4 derajat 0, 59 menit sampai dengan 5 derajat 33,57 menit.

Selain itu, dilihat pada parameter elongasi geosentrik berkisar antara 5,2 derajat sampai dengan 7,2 derajat. Sementara rentang elongasi toposentris berada pada kisaran 4,9 derajat sampai dengan 6,4 derajat. 

"Dengan parameter-parameter ini, maka posisi hilal di Indonesia saat ini telah memenuhi Kriteria Baru MABIMS (Menteri Agama Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura)," papar Menag.

Baca Juga: Kementerian Agama Tetapkan 3 April Sebagai Awal Ramadhan, Muhammadiyah 2 April

Halaman:

Editor: R. Wiranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mafia Tanah Memang Ada, Inilah Faktanya

Sabtu, 16 Juli 2022 | 07:03 WIB
X