• Kamis, 26 Mei 2022

Sebanyak 17 Pekerja Tewas dengan Nama Panggung, Tim Jakarta ke Sorong untuk Identifikasi Jenazah

- Selasa, 25 Januari 2022 | 20:52 WIB
Ilustrasi kebakaran.  (Pixabay)
Ilustrasi kebakaran. (Pixabay)

 

Setiafakta.com - Kebakaran karaoke di Sorong, Papua Barat telah menyebabkan 18 orang meninggal. Kebakaran ini terjadi akibat dibakar massa yang sedang bentrok dengan kelompok lain. Kebakaran terjadi Selasa dini hari25 Januari 2022.

Yang menjadi korban adalah para karyawan karaoke yang terjebak di bangunan tersebut. Jenasah sudah ditemukan, tetapi polisi tidak mudah untuk menentukan identitasnya.

Dalam kasus itu, polisi menemukan 17 orang tewas sedang berada diskotek Double O Kota Sorong, Papua Barat. Mereka adalah Dancer, vokalis, gitaris, bas, DJ, LC, bartender, waitress, dan pengunjung.

Baca Juga: Omicron Cepat Menular, Kasus Harian Terus Meningkat, Nyaris 5 Ribu, 20 Kematian

Mereka dikenal dengan nama samaran, seperti Risma, Ami, Meilan, Kris, Dezra, Yanra, Soni, Kleo, Klara, Fikram, Ica, dan Nanin. Nama asli mereka masih diteliti.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi menyatakan Polri tengah mengirim Tim DVI ke Sorong.

"Hari ini berangkat 5 orang dari tim DVI Mabes Polri untuk mem-backup dan mencari tahu identitas daripada 17 jenazah korban yang terbakar di dalam diskotek Double O. Mengingat kondisi para korban hangus terbakar, sehingga kita mengirimkan tim DVI," katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membuat posko ante mortem di rumah sakit sampai selesai proses identifikasi 17 korban tersebut.

Halaman:

Editor: R. Wiranto

Tags

Terkini

Fakta Tentang UAS yang Ditolak Masuk Singapura

Selasa, 17 Mei 2022 | 12:00 WIB

Indonesia Bertransisi dari Pandemi ke Endemi

Selasa, 10 Mei 2022 | 19:34 WIB

Arus Balik Capai Rekor Tertinggi dalam Sejarah

Minggu, 8 Mei 2022 | 19:32 WIB

Ingat, Warga Diminta Balik Lebih Cepat

Selasa, 3 Mei 2022 | 06:36 WIB

Rektor ITK yang Diduga Rasis Akan Ditindak

Senin, 2 Mei 2022 | 13:18 WIB
X