• Sabtu, 20 Agustus 2022

Rektor UIN Minta Pelaku Penendang Sesajen Dimaafkan: Kapolri Sedang Teliti Dulu

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 15:35 WIB
Kapolri  Jenderal Listyo Sigit (IG kepalakepolisian_ri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit (IG kepalakepolisian_ri)

 

Setiafakta.com- Kasus penendang sesajen berbalik arah. Sebelumnya banyak orang marah atas kasus ini.

Kasus ini bermula dari video viral yang memperlihatkan Hadfana Firdaus, berusia 33 tahun, menendang sesajen di gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.

Banyak orang mengecam tindakan Firdaus yang mengindikasikan dia tidak toleran.

Tapi tiba-tiba Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Al Makin minta kasusnya dihentikan.

Baca Juga: Rektor UIN Minta Pelaku Penendang Sesajen Dimaafkan: Kasus Lebih Besar Tidak Diproses

Ini membuat polisi tampaknya serba salah. Jika tidak diproses biasanya mengundang protes masyarakat. Soalnya kasus intoleransi cukup serius di tengah keragaman bangsa Indonesia.

Pelaku penendang sesajen, Hadfana Firdaus (33) sendiri telah ditangkap polisi di Bantul, Yogyakarta pada Kamis (13/1) malam. 

Polda Jatim telah menetapkan dirinya sebagai tersangka pada Jumat (14/1).

Halaman:

Editor: R. Wiranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X