Kesimpulan Akhir, Keluarga Kalideres Diduga Mengasingkan Diri Selama 20 Tahun

- Jumat, 9 Desember 2022 | 19:23 WIB
Keterangan Tim forensik penyebab kematian keluarga Kalideres (Tangkapan layar/ pmjnews.com)
Keterangan Tim forensik penyebab kematian keluarga Kalideres (Tangkapan layar/ pmjnews.com)

 

Setiafakta.com - Satu keluarga yang tewas di rumah Kalideres, Jakarta Barat, diduga  mengasingkan diri sejak 20 tahun dari keluarga dan lingkungan. Menurut psikolog, mereka diduga pasrah menghadapi kematian

Ketua Tim Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) Reni Kusumawardhani menjelaskan dugaannya yang dia sampaikan dalam jumpa pers di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/12/2022).

"Jadi ada kepasrahan secara psikologi terhadap keadaan yang terjadi, mencari bantuan, mengikuti apa yang dilakukan oleh keluarganya, tapi tampaknya tidak berhasil," kata dia.

Baca Juga: Lirik Lagu Begitu Indah - Padi

Keuangan ini diduga tak punya uang cukup hidup. Rudyanto Gunawan (71) yang meninggal paling awal tidak dimakamkan karena diduga tabungan menipis.

Keluarga di Kalideres ini dinilai telah mengasingkan diri dari kerabat-kerabatnya selama dua dekade terakhir. Karena komunikasi tidak terjalin dalam kurun lama, permintaan tolong dari keluarga tersebut ke kerabatnya menjadi berat hati untuk disampaikan.

"Alienasi atau mengasingkan diri mereka sejak lama sekitar 20 tahunan, sehingga komunikasi dengan kerabat sudah terputus. Ini menyebabkan mereka sungkan dan enggan untuk meminta pertolongan atau dukungan, karena hal seperti itulah Rudi atau Bapak Rudi tidak dimakamkan," kata Reni Kusumawardhani.

Baca Juga: Lirik Lagu Berisik - Dere

Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada pidana terkait kematian sekeluarga tersebut. "Kesimpulan akhir penyidikan kami, baik dari Labfor maupun melibatkan berbagai ahli, tidak ditemukan adanya peristiwa pidana yang menyebabkan kematian empat orang di TKP tersebut," kata Hengki Haryadi.

Hengki Haryadi menambahkan tidak ditemukan motif keluarga Kalideres tewas karena pembunuhan, perampokan, atau tindak pidana lainnya. 

Dokter forensik dari RS Bhayangkara Tingkat I Raden Said Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, dr Asri Megaratri Pralebda, mengungkapkan urutan kematian empat jenazah yang mengering di rumah Kalideres, Jakarta Barat. Asri mengatakan korban pertama yang meninggal adalah Rudyanto Gunawan (71), yang merupakan kepala keluarga tersebut.

Korban kedua yang meninggal adalah Renny Margaretha (68), yang merupakan istri Rudyanto. "Dilanjutkan dengan Ibu Renny, kemudian Bapak Budianto (Budiyanto Gunawan, usia 68), kemudian terakhir adalah Mbak Dian (Dian Febbyana, usia 42).****

 

Halaman:

Editor: R. Wiranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Panitia Formula E Diisi Menantu Presiden Jokowi

Rabu, 1 Maret 2023 | 10:13 WIB

Pengemudi Ojek Tolak ERP dengan Demo Besar-besaran

Senin, 27 Februari 2023 | 22:01 WIB

Mengapa Heru Dipuji Jokowi Soal Sodetan Ciliwung?

Selasa, 24 Januari 2023 | 16:38 WIB
X