• Minggu, 4 Desember 2022

Setelah Tidak Jadi Gubernur, Seberapa Besar Peluang Anies Jadi Presiden

- Selasa, 13 September 2022 | 21:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

 

Setiafakta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria akan mengakhiri pada 16 Oktober 2022.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta telah menggelar rapat paripurna pengumuman pemberhentian kepala dan wakil kepala daerah pada Selasa (13/9).

Langkah ini sebagai proses awal pemberhentian Anies sebagai gubernur setelah menjabat lima tahun.

Lalu apa yang akan dilakukan Anies setelah ditetapkan oleh DPRD telah mengakhiri posisi sebagai gubernur? Secara hukum, Anies masih boleh bekerja layaknya Gubernur hingga 16 Oktober 2022. Tapi gerakannya akan terbatas..

Baca Juga: Jika Plt Gubernur DKI Adalah Orang Dekat Jokowi, Heru Budi Hartono Kandidat Utamanya

Anies sendiri menegaskan aktivitasnya tidak akan berubah. "Semua kegiatan, masih berjalan seperti biasa. Karena ini adalah proses administrasi yang harus dikerjakan oleh DPRD di seluruh Indonesia," ujarnya.

Yang menarik adalah apa kegiatan Anies setelah tidak menjadi gubernur. Yang jelas beberapa pihak memprediksi Anies akan kehilangan panggung politiknya. Ini menjadi tantangan buat Anies Baswedan yang digadang-gadang akan melaju dalam pilpres 2024. 

Berbagai survei menempatkan dirinya dalam posisi atas capres dengan elektabilitas tinggi. 

Halaman:

Editor: R. Wiranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengapa Tiga Program Anies Dihapus Oleh Gubernur Baru?

Selasa, 15 November 2022 | 07:21 WIB

Anies Siap Tugas Lebih Besar, Ini Pidato Lengkap

Minggu, 16 Oktober 2022 | 19:10 WIB
X