• Kamis, 28 Oktober 2021

Veteran Tentara AS: China Akan Kehilangan Segalanya Jika Berani Menyerang Taiwan

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:45 WIB
Grant Newsham, yang merupakan perwira penghubung marinir pertama untuk Pasukan Bela Diri Jepang, mengatakan, Joe Biden perlu memperjelas niatnya untuk berperang - bahkan mengambil risiko perang nuklir - atas nama pulau demokratis yang diklaim Beijing (@joebiden)
Grant Newsham, yang merupakan perwira penghubung marinir pertama untuk Pasukan Bela Diri Jepang, mengatakan, Joe Biden perlu memperjelas niatnya untuk berperang - bahkan mengambil risiko perang nuklir - atas nama pulau demokratis yang diklaim Beijing (@joebiden)

 

  Setiafakta.com-Pensiunan Kolonel Marinir Amerika Serikat meminta pemerintahan Joe Biden untuk menunjukkan komitmennya membela Taiwan terhadap serangan China. 

Grant Newsham, yang merupakan perwira penghubung marinir pertama untuk Pasukan Bela Diri Jepang, mengatakan, AS perlu memperjelas niatnya untuk berperang - bahkan mengambil risiko perang nuklir - atas nama pulau demokratis yang diklaim Beijing.

"Jelaskan kepada para pemimpin China bahwa mereka akan kehilangan segalanya jika memulai perang atas Taiwan," kata Newsham, seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (13/10/2021) 

Ia menambahkan, "AS juga perlu memimpin dan membantu Taiwan keluar dari isolasi militer dan diplomatik selama 40 tahun."

Baca Juga: Good Job, Sri Mulyani Raih Penghargaan Dari IIF Di Amerika Serikat

AS belum terikat secara hukum untuk membela Taiwan setelah 1979, ketika Washington mengalihkan pengakuan diplomatik resmi dari Taipei ke Beijing. 

Presiden China, Xi Jinping, belum lama ini bersumpah akan mewujudkan reunifikasi China dan Taiwan, yang ia sebut sebagai 'tugas sejarah'. (Ig Xie jin ping)

Selama empat dekade, hubungan AS dan Taiwan berlangsung secara resmi tidak resmi, dan dikenal sebagai "ambiguitas strategis." 

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

150 Orang Tewas Dampak Banjir Di Nepal dan India

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:04 WIB

Pure Beach, Pantai di Saudi yang bebaskan Berbikini

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:04 WIB
X