Kisah Dibalik Anak Meracuni, Ayah, Ibu dan Kakak di Magelang

- Selasa, 29 November 2022 | 14:35 WIB
Pembunuhan Satu Keluarga: Anak Racuni Kedua Orang Tuanya, Pelaku juga Membunuh Kakaknya (Foto: ilustrasi)
Pembunuhan Satu Keluarga: Anak Racuni Kedua Orang Tuanya, Pelaku juga Membunuh Kakaknya (Foto: ilustrasi)

 

Setiafakta.com - Seharusnya sudah wajar jika seorang anak mengabdikan diri kepada orangtuanya. Kala orangtua sakit, sangat wajar jika ia meminta bantuan kepada anaknya. Di lain pihak, anaknya harus rela mengorbankan hartanya untuk membantu orangtua. Tapi apa yang terjadi di di Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah sangat memilukan. Seoarang anak merasa terbebani saat diminta membantu orangtuanya yang sakit. Bahkan kedua orangtuanya dibunuh dengan racun.

Kasus ini terungkap oleh polisi. Tiga orang sekeluarga terdiri suami, istri dan anak pertama di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, tewas diracun oleh anak kedua. Korban adalah Abas Azhar(suami), Heri Riyani (istri) dan Dea Karunisa (anak pertama). Sedangkan pelakunya adalah DD (22), anak kedua. Pelaku melakukan aksinya di rumah, Prajen, Mertoyudan, Magelang, Senin (28/11) pagi.

Motif pembunuhan tersebut dilatarbelakangi pelaku yang merasa sakit hati."Keterangan pelaku dan lingkungan sekitar, yang bersangkutan sakit hati. Sakit hati karena bapak terduga pelaku dua bulan lalu baru saja pensiun dan kebutuhan untuk rumah tangga cukup tinggi karena orang tua memiliki penyakit, untuk biaya pengobatan," kata Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).

Baca Juga: Portugal Lolos ke 16 Besar, Bruno Fernandez Bintangnya Bukan Ronaldo

Sajarod mengungkap pelaku tidak bekerja tapi dibebani kebutuhan keluarga. Sementara kakak perempuan selama ini bekerja dengan status kontrak tidak mendapat beban yang sama. Akhirnya ia menghabisi orang tua dan kakak kandung.

Polisi mengungkap pelaku sebelumnya sudah mencoba membunuh para korban. Yang bersangkutan mencoba dengan memberikan zat kimia dicampur dalam dawet, hanya akibatkan mual dan tak sampai sebabkan meninggal. Zat kimia yang dipakai pelaku dalam percobaan pertama sama dengan yang dipakai dalam aksinya yang kedua.

Pelaku melakukan perbuatannya dalam kondisi sadar. "Kejiwaan pelaku tak ada kendala (normal)," ujarnya.

Pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana, untuk ancaman bisa seumur hidup atau hukuman mati.

Baca Juga: Isyana Sarasvati Adu akting dengan Sherina dan Derby Romero di Petualangan di Hutan Tropis

Halaman:

Editor: R. Wiranto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sopir Penabrak Mahasiswa Akhirnya Jadi Tersangka

Minggu, 29 Januari 2023 | 14:42 WIB

Fakta Pembunuhan Berantai di Bekasi dan Cianjur

Jumat, 20 Januari 2023 | 09:00 WIB

Bagaimana Nasib Komodo Saat Sekarang, Ini Faktanya

Sabtu, 3 Desember 2022 | 14:12 WIB
X